وَمِنْ اٰيٰتِهٖٓ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْٓا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةًۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ
“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir.”
(Qs. Ar Rum: 21)
𝐴𝑠𝑠𝑎𝑙𝑎𝑚𝑢’𝑎𝑙𝑎𝑖𝑘𝑢𝑚 𝑊𝑎𝑟𝑎ℎ𝑚𝑎𝑡𝑢𝑙𝑙𝑎ℎ𝑖 𝑊𝑎𝑏𝑎𝑟𝑎𝑘𝑎𝑡𝑢ℎ
Dengan memohon rahmat dan ridho Allah SWT, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i, untuk menghadiri acara pernikahan kami.
Putri Pertama dari Bapak Dianto
dan Ibu Alfi Khuzainiyah
Putra Kedua dari Bapak Suharto (Alm)
dan Ibu Umi Khalifah
Love Story
Awal Perkenalan
01 Februari 2025
Kami adalah dua insan yang sama-sama yakin, bahwa setiap pertemuan memiliki alasan dan telah digariskan oleh-Nya. Takdir mempertemukan aku dan dia -teman hidupku fiid-dunyaa wal Akhirah (Mas Saiful) InsyaaAllah Biidznillah, melalui perantara pamanku (Pak Dhe) dan anak dari Pak Dhe; saudaraku, Mas Arif -yang ternyata Mas Arif adalah juga sahabat dekat dari Mas Saiful sejak mereka masih dibangku Sekolah.
Perjalanan menuju kehidupan yang baru ini bergulir rapi atas izin Allah SWT dalam benang takdir yang penuh hikmah. Alhamdulillah…
Hari itu, saudaraku; Mas Arif, bertemu dengan Mas Saiful dan berbincang perihal jodoh. Dari perbincangan itu, Mas Saiful menitipkan salam untuk diperkenankan mengenal lebih dekat padaku dan kepada keluarga ku.
Mas Arif menyampaikan salam Mas Saiful kepada Pak Dhe untuk untuk diizinkan menjalin komunikasi dengan orangtua ku.
Sebelum menyampaikan salam dari Mas Saiful kepada keluarga ku, Pak Dhe terlebih dulu bertanya kepada Mas Arif tentang sosok seperti apa dan bagaimana keluarga dari Mas Saiful. Hingga akhirnya salam itu diizinkan Pak Dhe untuk sampai kepada kedua orangtua ku, dan tanggal 1 Februari 2025; dengan ditemani Mas Arif dan Pak Dhe, Mas Saiful bersilaturahmi kerumah orangtua ku. *(Plot: Pak Dhe adalah sosok penting di keluargaku, beliau juga lah yang memperkenalkan Ayahku kepada Ibuku). 😊
Dalam pertemuan di tanggal 1 Februari itu, Mas Saiful meminta nomor WhatsApp ku melalui Pak Dhe dan kedua orangtuaku, dalam pengawasan keluarga; kami berkomunikasi.
Berkomunikasi tentang nilai-nilai yang menjadi prinsip hidup kami, tentang harapan, dan impian rumah tangga —tentang keluarga, visi-misi, sampai tentang hobby kami masing-masing.
Komunikasi yang jelas, hangat dan tetap manis meskipun tanpa sepatah kata rayuan.
Kami juga berkomunikasi tentang apa yang kami cari dalam kehidupan sebuah rumah tangga, bagaimana cara menyelesaikan masalah, dan pandangan tentang peran serta kewajiban dari suami istri.
Dari sana, keinginan untuk membangun sebuah keluarga impian; keluarga harmonis, islami… muncul dihati kami, tanpa paksaan dan ketidaknyamanan, melainkan keinginan itu muncul karena hati menemukan kedamaian yang 𝑠𝑒𝑘𝑢𝑓𝑢 antara Mas Saiful dan aku, begitupun dengan kedua pihak keluarga. Hingga tiba pada 12 Februari 2025, Mas Saiful datang kembali ke rumah ku dengan membawa serta orangtuanya, untuk menemui orangtuaku, menyampaikan tujuan dan menetapkan babak baru dalam perjalanan ini.
Lamaran
13 April 2025
Bulan April 2025, tanggal tiga belas; keluarga besar Mas Saiful datang dengan niat untuk melamar ku. Lamaran sederhana yang cantik, sebuah awal baru dihidupku dan Mas Saiful. Seluruh keluarga besar bertemu dalam bingkai yang hangat dan sakral.
Jika mengingat kembali ke tanggal 1 Februari 2025, dalam doa restu dan pengawasan keluarga, komunikasi dijalin berdasar nilai-nilai mulia, etika dan rasa saling menghargai… Kini bersemi, menjadi fondasi kepercayaan dan pemahaman mendalam, menciptakan hubungan yang kuat dan tulus, sejalan bersama niat murni; cinta untuk-Nya dari kami.
Pernikahan
Dengan penuh syukur, aku dan Mas Saiful akan menyambut babak hidup baru bersama. Semoga Allah SWT limpahkan berkah dan rahmat-Nya pada Pernikahan ini, dan pada setiap jejak perjalanan yang akan kami tapaki.
“𝐃𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐠𝐚𝐥𝐚 𝐬𝐞𝐬𝐮𝐚𝐭𝐮 𝐊𝐚𝐦𝐢 𝐜𝐢𝐩𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐛𝐞𝐫𝐩𝐚𝐬𝐚𝐧𝐠-𝐩𝐚𝐬𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐬𝐚𝐥𝐢𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐥𝐞𝐧𝐠𝐤𝐚𝐩𝐢, 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐞𝐦𝐢𝐤𝐢𝐚𝐧 𝐢𝐭𝐮 𝐬𝐮𝐩𝐚𝐲𝐚 𝐤𝐚𝐦𝐮 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐢𝐧𝐠𝐚𝐭 (𝐤𝐞𝐛𝐞𝐬𝐚𝐫𝐚𝐧 𝐀𝐥𝐥𝐚𝐡)” 𝐐𝐒. 𝐀𝐝𝐳 𝐃𝐳𝐚𝐫𝐢𝐲𝐚𝐭 [𝟓𝟏]; 𝟒𝟗.”
Dalam jodoh -menikah, yang diperlukan adalah Ikhtiar, bukan mengejar. Ikhtiar dengan 𝑏𝑒𝑟𝑝𝑒𝑛𝑎𝑚𝑝𝑖𝑙𝑎𝑛 𝑚𝑒𝑛𝑎𝑟𝑖𝑘 𝑠𝑒𝑠𝑢𝑎𝑖 𝑏𝑎𝑡𝑎𝑠, 𝑚𝑒𝑚𝑏𝑢𝑘𝑎 𝑘𝑜𝑚𝑢𝑛𝑖𝑘𝑎𝑠𝑖, 𝑚𝑒𝑛𝑔𝑢𝑡𝑎𝑟𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑒𝑠𝑖𝑎𝑝𝑎𝑛 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑚𝑒𝑛𝑖𝑘𝑎ℎ 𝑘𝑒𝑝𝑎𝑑𝑎 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔𝑡𝑢𝑎 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑘𝑒𝑝𝑎𝑑𝑎 𝐺𝑢𝑟𝑢 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑐𝑎𝑦𝑎𝑖. Karena pada dasarnya, orangtua bertanggung jawab mencarikan jodoh yang baik (sekufu) untuk anaknya.
𝐷𝑎𝑛 𝑠𝑒𝑡𝑖𝑎𝑝 𝑏𝑢𝑛𝑔𝑎…
𝑃𝑢𝑛𝑦𝑎 𝑤𝑎𝑘𝑡𝑢𝑛𝑦𝑎 𝑚𝑎𝑠𝑖𝑛𝑔-𝑚𝑎𝑠𝑖𝑛𝑔 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑚𝑒𝑘𝑎𝑟.
Wedding Gift
Do’a restu anda merupakan karunia yang sangat berarti bagi kami, namun jika memberi adalah ungkapan tanda kasih anda dan mempererat tali silaturahmi, anda dapat mengirimkannya secara cashless melalui:
Toko Gerabah Restu Foto Copy,
Ds. Kejagan Gang 1, RT.010/RW.002,
Kode Pos 61362 Kec. Trowulan
Kab. Mojokerto
“بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ”
“Semoga Allah memberikan keberkahan padamu dan mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan.”
(HR. Abu Daud)