Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”
Takdir mempertemukan kami di Jakarta pada 24 Februari 2024. Sebuah pertemuan sederhana yang perlahan bertumbuh menjadi perjalanan cinta yang indah. Sejak hari itu, kami berbagi cerita, menenun kenangan, serta mengisi hari-hari dengan tawa, doa, dan harapan.
Pada awal Maret 2024, Gingging kembali ke Dubai untuk menjalankan pekerjaannya. Meski jarak membentang, komunikasi yang tulus dan terjaga membuat jarak justru menjadi bagian dari kisah kami, bukan penghalang.Cinta sejati tidak mengenal batas ruang dan waktu. Atas kehendak Tuhan Yang Maha Esa, pertemuan sederhana itu menjadi jalan yang menuntun kami pada satu tujuan: berjalan bersama sebagai satu.
Dan pada Oktober 2025, dengan penuh keyakinan, kami memantapkan harapan dan memohon restu keluarga. Dengan rahmat dan berkat-Nya, kami dipersatukan dalam ikatan pernikahan. Sebuah ikatan cinta, iman, dan rasa syukur yang abadi.
Gereja GBKP Runggun
Peceren Berastagi
Jambur Taras
Jln. Jamin Ginting Berastagi
” Tidak ada yang kebetulan yang terjadi di dunia ini,
sepertinya semua pertemuan dan kejadian
sudah direncanakan sejak awal,”
~ Silver Rayleigh ~
Wedding Gift
Doa restu anda merupakan karunia yang sangat berarti bagi kami, dan jika memberi adalah ungkapan tanda kasih anda, anda dapat memberi kado secara cashless.
Mitra Bersama, Jalan Sibatu-batu Blok II Ujung, sebelum Simpang Impress
(Kios Pestisida dan Alat Pertanian) (penerima:denoluvita sembiring